Langsung ke konten utama

Sistem Politik Negara-negara di Dunia : Sistem Politik Monarki

Kata monarki mungkin terdengar asing di telinga kita. Padahal, arti dari monarki sesungguhnya sangat sederhana, dan pernah terjadi di Indonesia. Sistem politik monarki adalah nama lain dari pemerintahan berbasis kerajaan. Asal kata monarki berasal dari bahasa Yunani monos yang berarti satu, dan archein yang berarti pemerintahan. Bila digabungkan, berarti monarki adalah pemerintahan yang berasal dari satu kedudukan saja. Sistem pemerintahan atau politik ini adalah sistem yang tertua di dunia. Seperti yang kita ketahui, pada pembahasan sebelumnya mengenai liberalisme (baca artikelnya disini), sistem politik yang kekuasaannya ada di tangan rakyat baru muncul setelah Revolusi Perancis. Selama peradaban dunia berlangsung sebelum muncul pemahaman demokrasi, sistem monarki atau kerajaan lah yang banyak digunakan untuk menguasai dan mengatur kebijakan rakyat.

Dalam sistem monarki, pemimpin dan penguasa pemerintahan adalah seorang raja atau ratu. Seorang raja atau ratu akan menjadi raja atau ratu sampai akhir hidupnya. Setelah raja atau ratu tersebut meninggal, akan dilanjutkan dengan pewaris tahta yang merupakan anggota keluarga mereka. Namun, pada era yang semakin modern ini, monarki mulai banyak ditinggalkan oleh negara-negara di dunia. Dari yang semua pemerintahan di dunia menggunakan sistem monarki, kini hanya segelintir negara saja yang masih menggunakan sistem politik monarki. Dalam perkembangannya, sistem politik monarki memiliki 2 jenis, yakni konstitusional dan absolut.

Monarki konstitusional sederhananya adalah sistem politik yang mencampur antara demokrasi dan juga monarki. Sistem ini mengatur bahwa raja atau ratu hanyalah sebagai simbol dari kepala negara. Perdana Menteri, adalah lembaga yang akan mengatur pemerintahan rakyatnya. Raja atau ratu hanya ada sebagai penerus keluarga dan berkaitan dengan tradisi. Namun, pengatur pemerintahan rakyat akan diatur oleh lembaga lain, yang dalam hal ini adalah Perdana Menteri. Sistem politik monarki yang konstitusional ini digunakan oleh banyak negara di era modern. Misalnya Jepang, Belanda, Spanyol, Swedia, dan Inggris. 

Sedangkan monarki absolut adalah sistem politik dimana hanya ada satu raja atau ratu yang akan berkuasa dan mengatur seluruh pemerintahan. Sistem monarki absolut ini sederhananya adalah sistem monarki tradisional yang pada jaman dahulu kerap kali digunakan. Pada era modern ini, hanya terdapat 6 negara di dunia yang masih bertahan dengan sistem politik monarki absolut. Keempat negara tersebut adalah Brunei, Qatar, Saudi Arabia, Oman, Swaziland, dan Vatikan. Keenam negara ini masih dipimpin dan diatur secara mutlak oleh raja yang berkuasa. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ancaman Sosial Budaya pada Era Digital

Ancaman sosial budaya tidak terdengar asing ditelinga kita. Ancaman sosial budaya termasuk dalam ancaman non militer. Maksudnya, sebuah ancaman untuk menghancurkan suatu bangsa tanpa menggunakan jalur militer. Nah sobat Kami Sosial, apakah ancaman sosial budaya dan bagaimana ancaman sosial budaya tersebut dilakukan menggunakan teknologi digital di era digital saat ini? Mari simak artikel berikut ini. Maksud dari Ancaman Sosial Budaya Ancaman sosial budaya berarti ancaman yang ditimbulkan melalui interaksi-interaksi sosial di tengah masyarakat. Interaksi yang menimbulkan ancaman atau konflik tersebut berhubungan dengan kebudayaan. Ancaman ini juga bisa berasal dari dalam, maupun luar budaya masyarakat. Ancaman bisa berupa konflik antar masyarakat, atau masuknya budaya asing yang secara perlahan merusak isi masyarakat. Contoh ancaman sosial budaya yang berasal dari luar adalah masuknya budaya asing yang berasal dari arus globalisasi, yang tidak sesuai di masyarakat, tetapi dicoba u...

Penjelasan Mengenai Kelompok Sosial

Pada pembahasan sebelumnya, Kami Sosial ID telah membahas mengenai manusia sebagai makhluk sosial. Dalam pembahasan tersebut, Kami Sosial ID menjabarkan mengapa manusia disebut sebagai makhluk sosial, karena manusia saling bergantung satu sama lain. Selengkapnya pembahasan mengenai makhluk sosial silahkan klik disini . Definisi Kelompok Sosial Karena sifat naluri manusia yang memang harus berinteraksi satu sama lain, tidak menutup kemungkinan akan terbentuk kelompok akibat interaksi manusia-manusia tersebut. Menurut ahli Sosiologi Soerjono Soekanto , kelompok sosial merupakan kesatuan-kesatuan manusia yang hidup secara bersama karena saling berhubungan satu sama lain secara timbal balik dan saling memengaruhi. Oleh karena itulah faktor yang mendorong terjadinya kelompok sosial adalah kebutuhan manusia itu sendiri untuk saling berinteraksi satu sama lain. Kelompok sosial juga menjadi alasan makhluk individu untuk terus bersosialisasi. Karena dengan kelompok sosial lah, ...

Mempertahankan Pancasila pada Era Reformasi

Bagi rakyat Indonesia, pancasila bukanlah hal yang asing, karena itu adalah ideologi dan dasar negara Indonesia. Pancasila merupakan ide besar pemimpin bangsa pada era awal kemerdekaan Indonesia, guna menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang besar, dan sejahtera. Cita-cita tinggi itu tertuang dalam setiap sila pancasila, yang berbunyi; (1) ketuhanan yang maha Esa, (2) kemanusiaan yang adil dan beradab, (3) persatuan Indonesia, (4) kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, serta (5) keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Selama 74 tahun, bangsa Indonesia tetap teguh mempertahankan kelima dasar negara ini. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa akan ada tantangan dalam mempertahankan ideologi besar negara ini. Tantangan Pancasila di Era Reformasi Selama 74 tahun, Indonesia tetap berpegang teguh pada pancasila. Namun, pada era setelah reformasi 21 tahun yang lalu, mempertahankan pancasila sebagai ideologi negara mulai memili...