Langsung ke konten utama

Mengenal Lebih Dekat Tentang Organisasi ASEAN

Sebagai makhluk sosial, manusia tentunya akan berinteraksi satu sama lain. Interaksi antar manusia tidak hanya terjadi di kalangan individu satu dengan individu yang lainnya. Interasi tersebut juga dapat dilakukan hingga level kebangsaan. Indonesia terletak di wilayah asia bagian tenggara, bersebelahan dengan negara-negara lainnya yang juga berada di wilayah yang sama. Beberapa bangsa yang terletak dalam wilayah yang sama kerap kali berinteraksi untuk saling menguntungkan satu sama lain. ASEAN merupakan salah satu organisasi yang terbentuk akibat adanya kesamaan wilayah dari berbagai bangsa dan negara. Berikut Kami Sosial Indonesia menjabarkan apa itu organisasi ASEAN

Organisasi ASEAN


ASEAN merupakan singkatan dari Association of South East Asia Nation, atau lebih dikenal sebagai perhimpunan bangsa-bangsa se wilayah asia tenggara. 
Kantor Sekretariat ASEAN berada di Jakarta, Indonesia. Sedangkan Sektretariat Jendral ASEAN saat ini untuk periode 2018 - 2022 adalah H.E Lim Jock Hoi. Organisasi ini dibentuk pertama kali di Bangkok pada tanggal 8 Agustus 1967. Organisasi ini digagas oleh 5 negara di wilayah asia tenggara yakni Indonesia, Malaysia, Filiphina, Thailand, dan Singapura. Kelima negara tersebut mengirimkan delegasi kementrian luar negerinya untuk membentuk ASEAN. Lima delegasi yang dikirimkan adalah, 



  • Indonesia : Adam Malik
  • Malaysia : Tun Abdul Razak
  • Singapura : Sinnathamby Rajaratnam
  • Thailand : Thanat Khonam
  • Filiphina : Narsisco Ramos

Dalam deklarasi Bangkok tersebut, disepakati setidaknya 5 poin penting. Kelima poin tersebut adalah (1) Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan perkembangan budaya di wilayah Asia Tenggara (2) Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional (3) Meningkatkan kerja sama dan saling membantu untuk kepentingan bersama dalam bidang ekonomi, sosial, teknik, ilmu pengetahuan, dan administrasi (4) Memelihara kerja sama yang erat di tengah-tengah organisasi regional dan internasional yang ada (5) Meningkatkan kerja sama untuk memajukan pendidikan, latihan, dan penelitian di kawasan Asia Tenggara. ASEAN sendiri didirikan dengan tujuan awal untuk meningkatkan kerjasama antar negara di asia tenggara terutama dibidang ekonomi, sosial, dan budaya.

Selain menjalin kerja sama dengan negara-negara di Asia Tenggara, ASEAN juga menjalin kerja sama dengan negara lain di luar ASEAN seperti Jepang, China, dan Korea Selatan. Kerja sama ini juga disebut sebagai kerja sama ASEAN+3. Kerja sama yang dilakukan bersama 3 negara tersebut bergerak khusus dibidang energi. Selain dengan Jepang, China, dan Korea Selatan, ASEAN juga bekerja sama dengan India dalam bidang perdagangan dan investasi, pengembangan sumber daya manusia, ilmu pengetahuan dan teknologi, teknologi informasi dan people to people contacts. 


Dalam menjalin kerja sama, negara-negara di ASEAN tidak boleh mencampuri urusan internal negara ASEAN lainnya. Selain itu, ASEAN juga memfasilitasi permasalahan sengketa antar negara anggota ASEAN. Misalnya ASEAN pernah membantu persengketaan antara Indonesia dan Malaysia mengenai perairan Ambalat. ASEAN berupaya menjembatani sengketa antara kedua negara secara damai agar tidak terjadi peperangan atau kehancuran yang lainnya. Melalui bantuan dari ASEAN, masalah ini diselesaikan dengan dibawa ke Mahkamah Internasional untuk diselesaikan. Selain itu, ASEAN juga berupaya mengadakan forum untuk membahas masalah sengketa dengan anggota ASEAN lainnya agar mendapatkan saran dan penyelesaian konflik yang sesuai dengan masalah sengketa. 

Keanggotaan ASEAN

ASEAN memiliki anggota sebanyak 10 negara hingga saat ini. 10 negara tersebut adalah :



  1. Indonesia
  2. Malaysia
  3. Singapura
  4. Thailand
  5. Filiphina
  6. Kamboja
  7. Laos
  8. Brunei Darussalam
  9. Vietnam
  10. Myanmar
10 Anggota ASEAN selain 5 pendiri ASEAN bergabung secara berkala. Brunei Darussalam bergabung dengan ASEAN pada tahun 1984, Vietnam bergabung pada tahun 1995, Laos dan Myanmar bergabung pada tahun 1997, dan Kamboja bergabung pada tahun 1999. Timor Leste yang pada tahun 1999 melepaskan diri dari Indonesia memutuskan untuk bergabung dengan ASEAN meskipun hingga saat ini belum resmi bergabung dengan ASEAN karena beberapa persyaratan keanggotaan belum terpenuhi. Saat ini, ASEAN tengah berupaya untuk memperluas keanggotaan di negara-negara lain yang juga masih di wilayah asia tenggara seperti ke Papua Nugini, Taiwan, Bangladesh dan Palau.

Peran Indonesia di ASEAN


Indonesia sebagai anggota ASEAN Indonesia berusaha untuk berkontribusi dalam menggapai tujuan dan cita-cita organisasi ASEAN. Indonesia menjalin kerja sama dengan negara-negara di asia tenggara melalui keanggotaannya di organisasi ASEAN. Peran Indonesia yang paling signifikan dalam organisasi ASEAN adalah keterlibatan Indonesia dalam pembentukan organisasi ASEAN. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, Indonesia merupakan salah satu negara yang mendirikan ASEAN. Selain menjadi pendiri, Indonesia juga menjadi tempat pertama terselenggaranya KTT ASEAN.

Indonesia juga pernah ditunjuk sebagai penengah dalam beberapa konflik yang menyangkut negara-negara di ASEAN, misalnya saat perang saudara di Kamboja. Indonesia juga sering dijadikan tempat mengungsi korban kejahatan genosida di kawasan Asia Tenggara. Misalnya saat kasus genosida di Myanmar dan juga di Filiphina. Indonesia menjadi tempat mengungsi dari etnis yang menjadi korban genosida. Indonesia memfasilitasi pengungsi dari etnis Rohingya dari Myanmar, dan juga kaum muslim Moro dari Filiphina. Indonesia memfasilitasi pengungsi ini dengan memberikan mereka tempat tinggal dan juga pendidikan bagi anak-anak pengungsi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mempertahankan Pancasila pada Era Reformasi

Bagi rakyat Indonesia, pancasila bukanlah hal yang asing, karena itu adalah ideologi dan dasar negara Indonesia. Pancasila merupakan ide besar pemimpin bangsa pada era awal kemerdekaan Indonesia, guna menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang besar, dan sejahtera. Cita-cita tinggi itu tertuang dalam setiap sila pancasila, yang berbunyi; (1) ketuhanan yang maha Esa, (2) kemanusiaan yang adil dan beradab, (3) persatuan Indonesia, (4) kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, serta (5) keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Selama 74 tahun, bangsa Indonesia tetap teguh mempertahankan kelima dasar negara ini. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa akan ada tantangan dalam mempertahankan ideologi besar negara ini. Tantangan Pancasila di Era Reformasi Selama 74 tahun, Indonesia tetap berpegang teguh pada pancasila. Namun, pada era setelah reformasi 21 tahun yang lalu, mempertahankan pancasila sebagai ideologi negara mulai memili...

Ancaman Sosial Budaya pada Era Digital

Ancaman sosial budaya tidak terdengar asing ditelinga kita. Ancaman sosial budaya termasuk dalam ancaman non militer. Maksudnya, sebuah ancaman untuk menghancurkan suatu bangsa tanpa menggunakan jalur militer. Nah sobat Kami Sosial, apakah ancaman sosial budaya dan bagaimana ancaman sosial budaya tersebut dilakukan menggunakan teknologi digital di era digital saat ini? Mari simak artikel berikut ini. Maksud dari Ancaman Sosial Budaya Ancaman sosial budaya berarti ancaman yang ditimbulkan melalui interaksi-interaksi sosial di tengah masyarakat. Interaksi yang menimbulkan ancaman atau konflik tersebut berhubungan dengan kebudayaan. Ancaman ini juga bisa berasal dari dalam, maupun luar budaya masyarakat. Ancaman bisa berupa konflik antar masyarakat, atau masuknya budaya asing yang secara perlahan merusak isi masyarakat. Contoh ancaman sosial budaya yang berasal dari luar adalah masuknya budaya asing yang berasal dari arus globalisasi, yang tidak sesuai di masyarakat, tetapi dicoba u...

Beragam itu Indah! Manfaat Keragaman Sosial Budaya

Jika anda warga negara Indonesia, pastinya tidak asing lagi bahwa Indonesia dikaruniai keragaman budaya yang begitu banyak. Setidaknya, Indonesia memiliki 1.340 suku bangsa, menurut hasil statistik dari BPS (Badan Pusat Statistik) pada survey penduduk di tahun 2010. Jumlah itu tidak sama dengan negara-negara lain di dunia ini yang paling tidak hanya memiliki suku bangsa kurang dari 10. Indonesia memiliki 1.340, dan diantaranya banyak yang mirip atau bahkan benar-benar berbeda. Lantas apakah manfaat dari keragaman sosial budaya yang Indonesia miliki? Manfaat Keragaman Sosial Budaya Memiliki aneka ragam budaya tentunya memiliki manfaat. Manfaat yang paling utama adalah kita bisa memperluas pengetahuan kita mengenai budaya diluar budaya kita sendiri. Terkadang, kita akan menemukan pengetahuan-pengetahuan baru dari budaya lain. Misalnya mengenai perbedaan upacara kematian di beberapa budaya di Indonesia. Di Toraja misalnya, orang yang meninggal jasadnya akan dikuburkan dengan kuburan b...